Selasa, 17 Maret 2009

biografi Einsten

Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan “pengabdiannya bagi Fisika Teoretis”. Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1999, Einstein dinamakan “Orang Abad Ini” oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama “Einstein” digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya “Albert Einstein” didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

Biografi
Masa muda dan universitas
Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola. Pada umur lima, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang “kosong” ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya).

Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme. Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika. Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia. Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur;j dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.

Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Maric, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.

Kerja dan Gelar Doktor
Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss dalah tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengatahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana “menjelaskan dirinya secara benar”. Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka. Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan, adalah pendamping pribadi dan kepandaian; Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis “Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen” (”On a new determination of molecular dimensions”) dalam tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotoelektrik, dan relativitas spesial) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade. Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik”. Mereka biasanya ditujukan kepada “Annus Mirabilis Papers” (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

Gerakan Brownian
Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama “On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid”, mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setlah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial. Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguan, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brownian.

karya ilmiah

Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca: orang awam). Sudah menjadi budaya, jurnal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit yaitu para ilmuwan yang memahami topiknya. Kalau sudah begitu jadinya, maka ilmu hanya menjadi milik ilmuwan, bukan milik masyarakat. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. Disinilah peran jurnalismus, menjadi PR iptek, menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat!

Karya ilmiah populer yang baik bukan berarti menulis hasil penelitian dengan lengkap. Prinsip utamanya adalah mencari sudut pandang yang unik dan cerdas, serta menggugah rasa ingin tahu pembaca awam. Sebetulnya menulis ilmiah populer mudah. Berbeda dengan menulis cerpen atau non-fiksi yang memerlukan keratifitas dan imajinasi tinggi. Dalam penulisan non-fiksi yang terpenting anda mengumpulkan fakta-fakta, menyeleksinya, menetapkan fokus dan meramu story. Beberapa tips yang dapat membantu dalam meramu karya ilmiah populer bisa anda ikuti dalam tulisan ini.

Menyusun strategi sebelum menulis

Think twice before writing, kata Ken Golstein penulis dari Columbia School of Journalism. Sebelum mulai menulis ilmiah populer, dan sebelum anda masuk kepada dramaturgi, sistematik tulisan, detail, setidaknya anda harus memikirkan strategi berikut:
Kepada siapa anda menyajikan tulisan anda?

Media apa yang anda pilih (internet, televisi, koran, majalah, radio, dsb)

Gaya penulisan apa yang paling tepat?

Kira-kira berapa lama pembaca meluangkan waktu untuk membaca tulisan anda?
Empat point diatas sebetulnya teknik dasar jenis tulisan apapun. Untuk ilmiah populer, teknik itu semakin urgent lagi. Ingat, menulis ilmiah populer sama dengan menterjemahkan ilmu yang ngejelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum. Tidak semua orang memahami ilmu anda, apalagi dengan banyaknya cabang ilmu pengetahuan. Spesialisasi ini menyebabkan seorang ahli paham di bidangnya tapi gak mudeng dengan bidang lain.

Kepada siapa anda menyajikan tulisan?Seberapa dalam informasi yang akan anda sajikan tergantung siapa pembacanya. Karya ilmiah populer di koran umum, tentunya lebih isinya lebih dangkal daripada di majalah scientific misalnya. Sifat tulisan untuk pembaca umum, lebih mengedepankan unsur entertainment, dibandingkan tulisan untuk komunitas spesifik (misalnya majalah khusus komputer). Selain dari segi isi, karya ilmiah populer untuk komunitas spesifik lebih banyak menggunakan technical jargon. Boleh saja, sebab disini istilah spesifik tidak akan asing lagi bagi pembacanya.

Sabtu, 07 Maret 2009

Teroris

Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.

Istilah teroris oleh para ahli kontraterorisme dikatakan merujuk kepada para pelaku yang tidak tergabung dalam angkatan bersenjata yang dikenal atau tidak menuruti peraturan angkatan bersenjata tersebut. Aksi terorisme juga mengandung makna bahwa serang-serangan teroris yang dilakukan tidak berperikemanusiaan dan tidak memiliki justifikasi, dan oleh karena itu para pelakunya ("teroris") layak mendapatkan pembalasan yang kejam.

Akibat makna-makna negatif yang dikandung oleh perkataan "teroris" dan "terorisme", para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain-lain. Adapun makna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang. Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan agama.

Selain oleh pelaku individual, terorisme bisa dilakukan oleh negara atau dikenal dengan terorisme negara (state terorism). Misalnya seperti dikemukakan oleh Noam Chomsky yang menyebut Amerika Serikat ke dalam kategori itu. Persoalan standar ganda selalu mewarnai berbagai penyebutan yang awalnya bermula dari Barat. Seperti ketika Amerika Serikat banyak menyebut teroris terhadap berbagai kelompok di dunia, di sisi lain liputan media menunjukkan fakta bahwa Amerika Serikat melakukan tindakan terorisme yang mengerikan hingga melanggar konvensi yang telah disepakati.

Minggu, 01 Maret 2009

NAkOba

Hidayatullah.com--Demikian kata Sabine Bätzing, pejabat tinggi pemerintah Jerman yang menangani masalah obat. Dari jumlah itu, sekitar 4.000 bayi menderita penuh kelainan Fetal Alcohol Syndrome (sindrom Alkohol Janin). Penyakit bawaan ini berdampak parah pada mental, fisik dan kejiwaan penderitanya.

Berdasarkan penelitian Klinik Charité di Berlin, 58% perempuan Jerman yang ditanya mengatakan mereka menikmati minuman keras ketika mereka hamil. Ini sangatlah berbahaya, mengingat sesedikit apa pun kadar alkohol yang diminum ibu hamil dapat merusak bayi dalam kandungannya.

“Tidak ada batas aman terendah bagi pengkonsumsian alkohol selama kehamilan,“ kata Bätzing dalam peringatan “Tag des alkoholgeschädigten Kindes” (hari anak cacat akibat minuman beralkohol).

Bätzing menekankan perlunya berhenti total minum minuman keras selama hamil karena tubuh janin belum memiliki kemampuan memadai dalam menguraikan alkohol. Menurutnya, sindrom akibat minuman beralkohol yang dikonsumsi ibu merupakan jenis cacat yang paling sering diderita bayi yang baru lahir. Angka ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan sindrom Down.

Sekitar 80% anak penderita sindrom Alkohol Janin harus mengalami perawatan seumur hidup dan tidak bisa menjalani hidup mandiri.

Demikianlah, semakin lama manusia yang berpikir dan menguak rahasia ilmu pengetahuan semakin mengukuhkan hikmah kebaikan dari hukum-hukum larangan sang Pencipta. Minuman beralkohol tidak sepatutnya dikonsumsi oleh manusia, termasuk ibu hamil. Sebab minuman keras atau khamar benar-benar semakin terbukti memiliki madlarat yang sangat besar bagi generasi mendatang yang masih dalam kandungan:

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: Yang lebih dari keperluan. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir. (QS. Al Baqarah, 2:219). [wwn/ddp/dda/www.hidayatullah.com]

drugs

J narkoba, pd umumnya, adalah bahan kimia itu, ketika diserap ke dalam tubuh organisme hidup, mengubah fungsi normal tubuh. [5] Tidak ada satu, definisi yang tepat, karena ada yang berbeda dalam arti obat kontrol hukum, peraturan pemerintah , obat-obatan, dan penggunaan bahasa percakapan. [6]

In pharmacology , Dictionary.com defines a drug as "a chemical substance used in the treatment, cure, prevention, or diagnosis of disease or used to otherwise enhance physical or mental well-being." [ 6 ] Drugs may be prescribed for a limited duration, or on a regular basis for chronic disorders . [ 7 ] Dalam pharmacology, Dictionary.com mendefinisikan narkoba sebagai "suatu bahan kimia yang digunakan dalam perawatan, pengobatan, pencegahan, atau diagnosis penyakit atau hal lain yang digunakan untuk meningkatkan fisik atau mental yang baik." [6] Obat mungkin diresepkan untuk terbatas Lama, atau secara teratur untuk kronis disorders. [7]

Recreational drugs are chemical substances that affect the central nervous system , such as opioids or hallucinogens . [ 7 ] They may be used for perceived beneficial effects on perception , consciousness , personality , and behavior . [ 7 ] [ 8 ] Some drugs can cause addiction and habituation. [ 8 ] Rekreasi narkoba adalah zat kimia yang mempengaruhi sistem saraf pusat, seperti opioids atau hallucinogens. [7] Mereka dapat digunakan untuk dirasakan bermanfaat terhadap persepsi, kesadaran, kepribadian, dan perilaku. [7] [8] Beberapa obat dapat menyebabkan addiction dan habituation. [8]

Drugs are usually distinguished from endogenous biochemicals by being introduced from outside the organism. [ citation needed ] For example, insulin is a hormone that is synthesized in the body; it is called a hormone when it is synthesized by the pancreas inside the body, but if it is introduced into the body from outside, it is called a drug. [ citation needed ] Obat biasanya dibedakan dari endogenous biochemicals oleh yang diperkenalkan dari luar organisme. [Kutipan diperlukan] Misalnya, insulin adalah hormon yang synthesized di dalam tubuh, yang disebut hormon bila synthesized oleh pankreas di dalam tubuh, namun jika sudah diperkenalkan ke dalam tubuh dari luar, yang disebut narkoba. [kutipan diperlukan]

Many natural substances such as beers , wines , and some mushrooms , blur the line between food and drugs, as when ingested they affect the functioning of both mind and body . Banyak bahan alami seperti bir, anggur, dan beberapa jamur, mengaburkan batas antara makanan dan obat-obatan, seperti ketika mereka ingested mempengaruhi fungsi kedua pikiran dan tubuh.

Selasa, 24 Februari 2009

perkumpulan bku

Perkumpulan untuk Pembaharuan Hukum Berbasis Masyarakat dan Ekologis (HuMa) dan Perkumpulan Qbar

Indonesia merupakan negara yang kaya atas sumber daya alam, salah satunya hutan. Hutan sebagai suatu kesatuan Ekosistem yang didominasi oleh kayu menampung berbagai macam kekayaan alam. Hutan juga berfungsi sebagai penyeimbang keberlanjutan lingkungan dan kelestarian alam. Disisi lain hampir 60 % masyarakat Indonesia kehidupannya bergantung pada hutan.


Hutan sebagai kesatuan fungsi ekosistem yang berada diatas ruang agraria, tidak terlepas dari konsepsi umum agararia, terutama yang berhubungan dengan hak-hak atas tanah. Salah satu hak atas tanah adalah hak ulayat1. Konsekuensi logisnya adalah bahwa hutan adat merupakan kesatuan ekosistem yang didominasi oleh kayu yang berada pada ruang ulayat, yang pengelolahan dan pemanfaatannya berdasarkan hukum adat yang hidup pada masyarakat itu sendiri. UU no. 41 tahun 1999 tentang kehutanan sebagai landasan yuridis kebijakan kehutanan ternyata masih menganut paradigma pengelolahan hutan yang masih di dominasi oleh negara (State-dominated forest-management systems), tidak mengarah pada pengelolahan hutan berbasis masyarakat (Community based forest management). Sumatera barat yang dikenal dengan filosofi Adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah, melangkah maju dalam menangkap paradigma kearifan adat dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Nilai-nilai adat minangkabau sebagai dasar filosofi tentunya juga berlaku pada ruang pengelolahan sumber daya alam umumnya dan hutan pada khususnya.

Berbicara konsep pengelolahan hutan berbasis masyarakat di sumatera barat minus kepulauan mentawai, tidak terlepas dari Identitas dan entitas nagari, sesuai dengan filosofi minangkabau; ulayat salingka kaum, adat salingka nagari. Dari makna filosofi adat tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pengelolahan sumber daya alam oleh masyarakat adat minangkabau antara keberadaan ulayat sebagai objek dan nagari sebagai sebagai subjek tidak bisa dipisahkan. Ulayat bagi masyarakat minang kabau bukan hanya bernilai secara ekonomis, namun juga bernilai sosial, budaya dan ekologis. Penguasaan kolektif terhadap ulayat dengan menggunakan pewarisan garis keturunan matrilineal, menunjukan pendistribusian sumber daya alam yang adil, berperspektif gender dan suistineable. Selain itu makna nagari adalah sebuah identitas dan entitas yang outonom, dimana pengaturan hukum adat terhadap sumber-sumber agraria umumnya dan hutan khususnya mempunyai karakteristik tersendiri dari masing-masing nagari. Uniknya walaupun beragam pengaturan hutan oleh nagari-nagari, ternyata mempunyai benang merah sistem hukum adat, yang disebut kelarasan. Kelarasan muncul dari proses sejarah, baik yang bersifat teritorial maupun geneologis. Minangkabau terbagi atas tiga luhak2 atau dikenal dengan luhak nan tigo, (Luhak tanah datar/luhak tuo, luhak agam, dan luhak lima puluh kota/luhak nan bungsu) dan daerah rantau. Daerah luhak ini didasari oleh tiga orang nenek moyang Minangkabau yaitu; Dt. Katamangunan di luhak Agam, Dt. Parpatiah nan sabatang di luhak tanah Datar dan Dt. Sri maharaja Diraja Nan Banaga-naga di Luhak Lima Puluh Kota.

Senin, 23 Februari 2009

menara pisa

Menara Miring Pisa (Bahasa Italia: Torre pendente di Pisa atau disingkat Torre di Pisa) adalah sebuah campanile atau menara lonceng katedral di kota Pisa, Italia.

Menara Pisa sebenarnya dibuat agar berdiri secara vertikal seperti menara lonceng pada umumnya, namun mulai miring tak lama setelah pembangunannya dimulai pada Agustus 1173. Ia terletak di belakang katedral dan merupakan bangunan ketiga Campo dei Miracoli (lapangan pelangi) kota Pisa.

Ketinggian menara ini adalah 55,86 m dari permukaan tanah terendah dan 56,70 m dari permukaan tanah tertinggi. Kelebaran dinding di bawahnya mencapai 4,09 m dan di puncak 2,48 m. Bobotnya diperkirakan mencapai 14.500 ton. Menara Pisa memiliki 294 anak tangga. Dengan adanya menara ini, sektor pendapatan ekonomi jadi bertambah karena adanya objek wisata